7 Hal Yang Harus Dihindari Sebelum Mengikuti Program Hamil

Tak ada yang pernah tahu kapan hasil tes kehamilan menunjukkan hasil positif, dan mengikuti program hamil merupakan salah satu cara yang bisa ditempuh. Tapi mengikuti program juga tak akan memberi hasil jika tak mengikuti prosedur dengan benar.

Ada sejumlah aktivitas yang harus dihindari sebelum mengambil program hamil. Beberapa aktivitas tersebut dianggap bertanggung jawab membuat program kehamilan menjadi tidak efektif. Bukan mengarah ke hasil yang positif, justru membuat hidup menjadi lebih negatif.

Lalu, apa saja hal atau aktivitas yang harus dihindari saat akan mengikuti program kehamilan? 

1. Bisphenol-A (BPA)

BPA merupakan senyawa yang terdapat di berbagai produk berbahan dasar plastik. Senyawa ini bisa mempengaruhi fungsi hormon, termasuk hormon reproduksi. Riset menunjukkan wanita yang ‘mandul’ memiliki BPA lebih tinggi. Semisal ingin program kehamilan berhasil, sebaiknya hindari semua produk berbahan plastik dan gantikan dengan produk berbahan dasar non-plastik.

2. Stress Kronis

Memang benar, tak mungkin menghilangkan stres dalam kehidupan. Tapi banyak riset yang menyebutkan bahwa semakin tinggi kadar stres, kehamilan akan sulit didapat. Stres memicu perubahan hormon yang berimbas pada sistem ovulasi dan fertilitas. Meredakan stres bukan tugas yang mudah, tapi meditasi dan yoga terbukti mampu menurunkan kadar stres.

3. Makanan Cepat Saji

Tak selalu benar bahwa semua makanan cepat saji akan memberi efek buruk pada kesuburan. Sayangnya, hasil riset mengatakan bahwa konsumsi makanan cepat saji terlalu sering turut berkontribusi pada tingkat kemandulan yang tinggi. Diet yang tepat tidak hanya menjaga bentuk tubuh tetap ideal, tapi juga menjaga kadar insulin sehingga peluang hamil pun dapat meningkat.

4. Olahraga Intensitas Tinggi

Meski olahraga telah menunjukkan manfaatnya untuk potensi kehamilan, tapi tidak demikian dengan olahraga intensitas tinggi. Aktivitas ini bahkan dapat menunda kehamilan karena terjadinya perubahan hormon yang selanjutnya memicu periode menstruasi menjadi acak.

5. Terlalu Sering Rebahan

Aktivitas olahraga sederhana selama 150 menit dalam seminggu terbukti meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Aktivitas ini membuat program kehamilan bisa berjalan sukses dibanding wanita yang tidak melakukannya. Memarkir kendaraan lebih jauh, mulai memakai tangga, dan memperbanyak jalan kaki merupakan aktivitas sederhana yang mampu meningkatkan peluang keberhasilan.

6. Konsumsi Kafein

Konsumsi minuman berkafein lebih dari dua gelas berkontribusi pada menurunnya tingkat kesuburan, sementara minum dua gelas saat masa kehamilan dapat meningkatkan peluang keguguran. Namun, tidak perlu menghilangkan kebiasaan minum teh atau kopi di pagi hari. Hanya saja takarannya yang harus dikurangi. 

7. Asap Rokok

Selain meningkatkan peluang penyakit paru-paru, pankreas, dan kesehatan keseluruhan, merokok punya kontribusi besar pada menurunnya kesuburan. Ovarium menjadi bermasalah yang selanjutnya memicu menstruasi dini dan meningkatnya resiko kemandulan.

Menambahkan beberapa vitamin juga bisa mengakselerasi program hamil agar rasio keberhasilannya tinggi. Tentu saja, ini harus dikonsultasikan dengan dokter agar hasil terbaik bisa dicapai.